Cinta merupakan nikmat yang diberikan kepada manusia, dengan cinta hidup terasa bermakna, dengan cinta hidup yang susah akan berganti dengan bahagia, tetesan cinta mampu memadamkan kobaran api dendam, tiupan cinta mampu merobohkan pohon keangkuhan dan kesombongan.
.
Akan tetapi tidak semua cinta memberikan manfaat kepada pelakunya, terlebih diakherat kelak. Maka dari itu, kita harus faham tentang hakekat cinta kepada Allah dan kepada selain Allah.
.
Cinta kepada Allah berbeda dengan cinta kepada selain-Nya. Syaikh Muhammad Aman Al Jamy dalam kitab beliau syarah utsul tsalatsah beliau menjelaskan :
.
“Ini merupakan perbedaan yang detail, wajib diketahui bagi setiap penuntut ilmu bahwa segala sesuatu yang dicintai selain Allah hanyalah dicintai karena Allah, adapun Allah azza wa jalla, dia dicintai karena dzat-Nya”.
.
Bahkan beliau menjelaskan bahwa kecintaan kita kepada Rasululah shallahu ‘alaihi wa sallam pun harus dibangun atas dasar cinta karena Allah bukan yang lainnya, karena jika kita cinta kepada Rasulullah bukan karena Allah namun karena sebab yang lain seperti karena kekerabatan, keramahan beliau, maka cinta itu tidak bisa memberi manfaat. Seperti Abu Thalib tidak bisa mengambil manfaat dari cintanya kepada Nabi karena dasar cinta dia kepada Nabi bukan karena Allah, namun karena kekerabatan dan lain-lainnya.
Category: cinta
Kasih Sayang dan Cinta Di Dalam Rumah Tangga Rasulullah ﷺ
Tidaklah terhina seorang suami membantu pekerjaan rumah tangga :
.
– Mencuci baju dan piring
– Menyapu dan mengepel lantai
– Membersihkan rumah
.
Bohong jika katanya membuat istri ngelunjak/besar kepala, malah akan semakin menambah sayang dan cintanya…
.
Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga tidak segan membantu istrinya…
.
Mari kita simak riwayat dibawah ini…
.
Dari Al-Aswad dia berkata, saya bertanya kepada Aisyah, “Apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ikut membantu pekerjaan rumah isterinya?”
.
Aisyah menjawab; “Beliau suka membantu pekerjaan rumah isterinya, apabila tiba waktu shalat, maka beliau beranjak untuk melaksanakan shalat.”
.
(HR Bukhari 5579)
.
.
Semoga manfaat
