Perintah Dan Larangan Rasulullah Dalam 3 Perkara

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam telah menceritakan kepada kami Syarik dari Yazid bin Abi Ziyad dari Mujahid dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepadaku dengan tiga perkara dan melarangku dari tiga perkara; Beliau memerintahkanku dengan dua raka’at dhuha pada setiap hari, witir sebelum tidur, dan puasa tiga hari pada setiap bulannya. Dan melarangku mematuk (dalam shalat) seperti ayam mematuk, duduk seperti duduknya anjing dan berpaling seperti berpalingnya serigala.”
HR. Ahmad

Wujud Nikmat Pada Hamba

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam telah menceritakan kepada kami Syarik dari Ibnu Mauhab dari bapaknya dari Abu Hurairah, dan ia memarfu’kannya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau berkata; “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla senang melihat wujud dari nikmat-Nya terdapat pada hamba-Nya.”
HR. Ahmad

Rasulullah Selalu Mengucapkan Kebenaran

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Ishaq berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Mubarak dari Usamah bin Zaid dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah berkata; Ditanyakan kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa sallam; “wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau bercanda dengan kami, ” maka beliau beliau bersabda: “Sesungguhnya aku tidak mengatakan kecuali kebenaran.”
HR. Ahmad

Jika Hartaku Diganggu

Telah menceritakan kepada kami Abu Salamah Al Khuza’i berkata; telah menceritakan kepada kami Laits -yaitu Ibnu Sa’d dari Yazid bin Al Had dari Ibnu muthorrif Al Ghifari dari Abu Hurairah berkata; Seorang laki-laki berkata; “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika hartaku diganggu?” beliau bersabda: “Bersumpahlah dengan nama Allah, jika ia membangkang maka perangilah, jika engkau terbunuh maka engkau akan masuk surga, dan jika engkau yang membunuhnya maka ia masuk neraka.”
(HR. Ahmad)

Bersuci Dengan Bilangan Ganjil

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Dawud telah menceritakan kepada kami Fulaih bin Sulaiman dari Hilal bin ‘Ali dari Abdurrahman bin Abi ‘Amroh dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Jika salah seorang dari kalian beristijmar (bersuci dengan batu dari hadats, pent.) hendaklah dengan bilangan ganjil.”
HR. Ahmad

Cara Rasullullah Membersihkan Diri Setelah BAB

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam dan Ishaq bin Isa secara makna hadits, sedangkan lafadz dengan lafadz Yahya bin Adam, mereka berkata:
telah menceritakan kepada kami Syarik dari Ibrahim bin Jarir dari Abu Zur’ah bin ‘Amru bin Jarir dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam WC, lalu aku membawakan air dalam bejana dari batu kepadanya dan Beliau beristnja`, kemudian mengusapkan tangannya ke tanah dan mencucinya, lalu aku membawakan air lagi dalam bejana dari batu untuknya baru beliau berwudhu dengannya.”
Bapakku berkata: Aswad -yaitu Syaadzaan- berkata dalam hadits ini, “Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam WC aku membawakan air dalam bejana batu untuknya atau dalam bejana kulit, ” dan ia menyebutkan dengan sanadnya.
HR. Ahmad

Daging Unta

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mus’ab telah menceritakan kepada kami Al Auza’i dari Abu Najasyi dari Rafi’ bin Khadij dia berkata, “Kami pernah shalat Ashar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian kami menyembelih seekor unta, lalu membaginya menjadi sepuluh bagian dan memasaknya, maka kami pun makan daging yang telah matang sebelum menunaikan shalat Maghrib.”
HR. Ahmad

Menaiki Kendaraan

Telah menceritakan kepada kami Husyaim telah mengabarkan kepadaku Yahya bin Sa’id dari Ubaidullah bin Zahr dari Abu Sa’id dari Abdullah bin Malik bahwa saudara perempuan Uqbah bin Amir bernadzar untuk menunaikan Haji dengan berjalan kaki. Uqbah lalu menanyakan hal itu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda: “Perintahkanlah kepadanya agar ia menaiki kendaraan.” Kemudian Uqbah menyangka bahwa beliau belum memahami ungkapannya, maka ketika orang yang berada di sisi beliau beranjak pergi, ia pun mengulangi pertanyaannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lantas bersabda: “Perintahkanlah kepadanya agar ia menaiki kendaraan. Karena Allah ‘azza wajalla tidak butuh atas penyiksaan saudarimu atas dirinya sendirinya.”
HR. Ahmad


Sholat Ketika Ingat

Telah menceritakan kepada kami Suraij telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Qatadah dari Anas berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang lupa pada suatu shalat, maka hendaklah dia shalat tatkala mengingatnya”.
HR. Ahmad