.
Ups! Itu tanggapan zaman sekolah dulu tiap bahas jodoh atau resolusi masa depan. “Lulus sekolah pengen kuliah sambil kerja biar bisa kasih rumah buat ortu dan umrohin sebelum nikah. Syukur2 kalo calon suami ngasih maharnya rumah buat abah.” Ungkapku sok iye. Yakali emang tu cowok bakal mau?
Maklum lah, masih bocah putih abu.
.
Lalu datang pengusaha, pelaut, manajer perusahaan, PNS, anak ‘horang kaya’, dan para lelaki “mapan” lainnya ingin meminang, aku menggeleng. “Belum siap.” .
.
Tapi abah terhenyak ketika lelaki yang diterima khitbahnya olehku di usia 22th adalah mahasiswa belum bekerja. Meskipun setelahnya berbarengan datang lelaki mapan. Aku hanya miliki kesiapan, yakin, dan doa agar allah karuniakan hati ini seagung khadijah ra atau sekaya fatimah ra dengan semua kehendak baikNya setelah menikah.
.
Impian2 itu terwujud setelah menikah dan membangun @zalfamiracle tahun 2013, menghadiahkan ortu rumah, tanah dan umroh, miliki tanah yang diatasnya ada mimpi project akhirat. Semua cash tanpa hutang tanpa riba. Bukan karena hebat, semua tersebab karunia dari Allah semata.
Demikian pula jutaan pasangan menikah lainnya, mendapatkan keluasan rezeki tak terkira setelah menikah.
.
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(Q.S. An-Nur:32)
.
Semoga Allah perkenankan jodoh impian.
